Lensa Kontak Rigid Gas Permeable (RGP), Bantu Penglihatan Lebih Jelas Tanpa Kacamata
Gangguan penglihatan miopia (rabun jauh) dan astigmatism (silinder) dapat dibantu dengan berbagai pilihan, mulai dari kacamata, lensa kontak, hingga tindakan bedah refraktif. Pemilihan ini tergantung pada kebutuhan dan kondisi setiap orang. Ada salah satu alat bantu miopia yang belum banyak diketahui orang, yaitu lensa Rigid Gas Permeable atau disingkat lensa RGP.
Apa itu Lensa RGP?
Lensa Rigid Gas Permeable (RGP) adalah lensa kontak yang terbuat dari komponen yang mengandung silikon sehingga memiliki tekstur kaku tetapi oksigen lebih mudah masuk ke mata. Karena sifatnya yang kaku tidak seperti softlens, RGP ini lebih tahan lama. Lensa kontak ini umumnya memberikan penglihatan yang lebih jernih dan tajam. Hal ini yang membuat penggunaan lensa RGP lebih direkomendasikan dibandingkan softlens untuk penderita miopia.
Lensa RGP cenderung bertahan lebih lama daripada softlens. Lensa RGP lebih mudah ditangani dan kecil kemungkinannya untuk robek. Namun, pada awalnya pemakaian Lensa RGP tidak senyaman softlens dan mungkin perlu penyesuaian beberapa minggu untuk membiasakan diri memakai RGP.
Kelebihan Lensa RGP
Lensa RGP memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan lensa kontak biasa, yaitu
1. Lebih sehat, karena bahannya yang mampu menyerap oksigen lebih banyak.
2. Penglihatan yang sangat baik atau penglihatan lebih tajam.
3. Nyaman dipakai. Lensa rigid gas permeable (RGP) berdiameter lebih kecil daripada softlens biasa, sehingga menutupi permukaan depan mata (kornea) lebih sedikit. Selain itu Lensa RGP bentuknya kaku dan bergerak di mata dengan setiap kedipan. Gerakan ini memompa air mata yang mengandung oksigen ke bawah lensa. Softlens bentuknya akan sesuai dengan bentuk kornea dan hanya memiliki gerakan minimal dengan kedipan mata, sehingga sedikit atau tidak ada air mata yang beredar di bawah lensa yang menyebabkan risiko mata kekurangan oksigen.
4. Lebih bertahan lama dibanding softlens biasa. Jika sudah nyaman digunakan maka lensa ini tidak perlu dilepas pasang seperti softlens.
5. Dibuat sesuai dengan bentuk kornea mata pasien dan menyesuaikan ukuran minus/silinder pada mata.
Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan selama menggunakan lensa rigid gas permeable (RGP) yaitu :
1. Perlu adaptasi selama beberapa hari di awal penggunaan lensa. Karena bahannya yang kaku, apabila belum terbiasa menggunakan RGP, maka akan terasa lebih mengganjal daripada menggunakan softlens.
2. Risiko terjadinya pergeseran lensa apabila terkena benturan pada mata atau gosokan pada mata yang keras, hal ini terjadi karena ukuran yang lebih kecil.
3. Tetap berhati-hati bila melakukan aktivitas di air seperti mandi dan berenang. Walaupun tidak perlu lepas pasang lensa RGP, posisi lensa bisa saja berubah bila terkena air.
Keuntungan dan kelebihan lensa RGP lebih banyak dibandingkan kekurangan nya. Pemilihan ini kembali lagi kepada kebutuhan dan kondisi setiap orang. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat melakukan pemeriksaan dan konsultasi bersama Dokter Spesialis Mata di Rumah Sakit Mata “Dr.YAP” Yogyakarta. Dokter kami akan merekomendasikan penanganan miopia sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.