Apa itu Thyroid Eye Disease ?
Thyroid Eye Disease (TED) dapat juga disebut sebagai Grave’s Ophthalmopathy, merupakan kondisi autoimun yang berkaitan dengan kadar tiroid yang tidak normal (baik lebih atau kurang), sehingga dapat mengancam penglihatan dan biasanya mempengaruhi kedua mata.
Kapan Thyroid Eye Disease Dapat Terjadi?
Periode inflamasi pada Thyroid Eye Disease (TED) dapat berlangsung hingga dua tahun. TED dapat terjadi:
• Kapan saja ketika terdiagnosis disfungsi tiroid, atau
• Sebelum terdiagnosis adanya perubahan tiroid
• TED jarang terjadi bila tidak ada gangguan fungsi tiroid
Faktor Risiko Thyroid Eye Disease
• Usia, seringkali TED dialami oleh orang dewasa namun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi pada segala usia
• Jenis kelamin, wanita berisiko lebih tinggi mengalami Thyroid Eye Disease dibandingkan dengan pria
• Riwayat keluargamengalami Thyroid Eye Disease
• Merokok, dapat meningkatkan risiko penyakit Thyroid Eye Disease 7-8 kali
• Radioactive iodine therapy, merupakan terapi untuk menangani hiperteroidisme dan penyakit Graves. Pasien Thyroid Eye Diseaseaktif, yang menjalani terapi tersebut harus berhati-hati karena dapat memberikan efek buruk kondisi mata, kecuali didampingi dengan pemberian steroid pada waktu yang sama.
• Rendahnya kadar selenium darah dan mineral makanan.
Apa Saja Gejala Thyroid Eye Disease?
Pada pasien Thyroid Eye Disease yang mengalami perubahan inflamasi yang signifikan, gejala yang dapat terjadi adalah sebagai berikut :
1. Mata merah, berair
2. Kelopak mata bengkak
3. Rasa sakit pada bagian belakang mata
4. Proptosis atau mata terlihat menonjol (satu/kedua mata)
5. Penglihatan ganda
6. Pengurangan persepsi warna
7. Penglihatan kabur
8. Kehilangan penglihatan
Bagaimana Penanganan Thyroid Eye Disease ?
Penanganan yang diberikan tergantung pada kondisi masing-masing Thyroid Eye Disease (TED) yang dialami.
• Pada kondisi ringan dengan gejala mata kering, diperlukan obat yang berfungsi untuk melembapkan mata
• Pada kondisi aktif dan parah, diperlukan penekanan sistem kekebalan tubuh dengan steroid
• Tindakan operasi akan dilakukan pada kondisi pasien yang lebih serius.
Jenis tindakan operasi untuk Thyroid Eye Disease adalah sebagai berikut :
a. Eyelid Surgery atau operasi kelopak mata.
Kelopak mata pada pasien Thyroid Eye Disease biasanya terbuka lebar karena otot-otot kelopa mata mengencang dan menarik kelopak atas ke arah atas, dan kelopak bawah ke arah bawah, sehingga pasien sulit menutup mata. Kornea mata yang terbuka lebar dapat menyebabkan iritasi dan rentan terjadi infeksi ulkus kornea. Operasi kelopak mata dapat membantu mengurangi paparan kornea.
b. Eye Muscle Surgery atau operasi otot mata.
Operasi otot mata bertujuan untuk membantu memperbaiki penglihatan ganda
c. Orbital Decompression Surgeryatau operasi dekompresi orbital.
Thyroid Eye Disease dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan jaringan sekitar mata yang menekan saraf optik. Operasi dekompresi orbital dilakukan dengan tujuan untuk mengoptimalkan fungsi penglihatan, mengurangi tekanan saraf optik, memperbaiki penampilan bola mata yang menonjol.
Kapan Harus Periksa Mata?
Pemeriksaan mata secara rutin merupakan hal yang penting untuk menjaga kesehatan mata Anda. Dengan periksa mata secara rutin, akan terdeteksi secara dini kondisi kesehatan mata yang dialami, sehingga penanganan yang tepat dapat diberikan segera dan mengurangi risiko terjadinya gangguan penglihatan yang berat. Pada orang dewasa disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata setiap 1-2 tahun dan pada lanjut usia disarankan melakukan pemeriksaan mata setiap tahun.
Sumber :
https://eyewiki.aao.org/Thyroid_Eye_Disease
https://preventblindness.org/thyroid-eye-disease/