SIARAN PERS PEKAN GLAUKOMA SEDUNIA (World Glaucoma Week) 2024 "Bersatu untuk Dunia Tanpa Glaukoma - Uniting for a Glaucoma-Free World" Rumah Sakit Mata "Dr. YAP"
Glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua terbanyak di dunia termasuk di Indonesia. Glaukoma sendiri merupakan kelompok penyakit saraf mata kronis dan progresif yang disebabkan oleh peningkatan tekanan bola mata sebagai salah satu faktor risiko utama. Pada umumnya, glaukoma tidak memiliki gejala yang jelas. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan penurunan penglihatan yang menyebabkan kebutaan permanen (irreversible). Penyakit ini bisa menyerang perempuan maupun laki-laki di semua jenjang usia. Data WHO menyebutkan sebanyak 3,2 juta orang telah mengalami kebutaan karena glaukoma.
Menilik pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah kebutaan akibat glaukoma, sejak 2010 peringatan World Glaucoma Day (WGD) yang digagas World Glaucoma Association (WGA) dimodifikasi menjadi World Glaucoma Week (WGW). WGD yang semula diperingati tiap 12 Maret bertransformasi menjadi WGW yang diperingati sepekan penuh di pekan kedua bulan Maret. Tahun ini, WGW diperingati pada 10 - 16 Maret 2024.
World Glaucoma Week atau Pekan Glaukoma Sedunia merupakan aksi kesehatan yang dirayakan oleh negara-negara di seluruh dunia. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat maupun stakeholder tentang pentingnya upaya preventif, kuratif, hingga rehabilitatif penyakit glaukoma. Harapannya, prevalensi kebutaan akibat glaukoma menurun setiap tahunnya. Tema WGW tahun 2024 adalah "Uniting for a Glaucoma-Free World" - Bersatu untuk Dunia Tanpa Glaukoma. Tema tersebut mengusung mimpi untuk dunia yang lebih baik tanpa glaukoma. WGW 2024 mengajak semua orang tanpa terkecuali untuk ikut serta dalam deteksi dini (screening) sebagai upaya yang paling efektif dalam mencegah kebutaan akibat glaukoma.
Peringatan WGW setiap tahunnya merupakan salah satu event yang sangat penting bagi Rumah Sakit Mata "Dr. YAP". Peringatan WGW merupakan salah satu perwujudan identitas Rumah Sakit Mata "Dr. YAP" yang terus menerus (konsisten) melayani untuk meningkatkan derajat kesehatan mata masyarakat utamanya dalam mencegah kebutaan akibat glaukoma. Setiap tahun Rumah Sakit Mata “Dr. YAP” menggandeng Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang DIY, Paguyuban Glaukoma, kader kesehatan, penderita glaukoma dan keluarga, civitas hospitalia, serta masyarakat luas untuk bersama-sama mengkampanyekan pentingnya mencegah kebutaan akibat glaukoma lewat pemeriksaan mata (deteksi dini).
Dalam rangka memperingati WGW tahun 2024 Rumah Sakit Mata "Dr. YAP" menggelar berbagai kegiatan yang saling bersinergi demi meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit glaukoma dan bagaimana hidup berdampingan dengan glaukoma bagi penderita dan keluarganya. Selain itu, meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat pada pencegahan kebutaan glaukoma. Berikut rangkaian acara menyambut dan memperingati World Glaucoma Week 2024 yang digagas Rumah Sakit Mata "Dr. YAP":
- Lomba "Short Video Competition" untuk Instagram Reels dan TikTok pada 19 Februari 2024 - 8 Maret 2024 yang dapat diikuti oleh masyarakat luas.
- "Glaucoma Patient and Family Summit." Event ini dimeriahkan oleh Talk Show dan Sharing Experience "Living with Glaucoma" yang mengahadirkan narasumber Dr. dr. Retno Ekantini, Sp.M(K), M.Kes (dokter spesialis mata konsultan glaukoma) dan pasien glaukoma. Selain itu, akan dirangkai dengan pemeriksaan tekanan bola mata dan konsultasi dokter (deteksi dini); edukasi penggunaan obat tetes dan salep mata; dan simulasi gangguan penglihatan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Februari 2024 pukul 08.30 - 11.00 WIB di Aula Kamar Operasi Lantai 2 Rumah Sakit Mata "Dr. YAP" ini gratis dan terbuka untuk umum.
- Webinar "Exploring Trabeculectomy" dengan sasaran dokter spesialis mata dan residen mata diselenggarakan pada Jumat, 1 Maret 2024.
- Hands-On Workshop "Exploring Trabeculectomy" for Ophthalmologists pada Sabtu, 2 Maret 2024 bertempat di Artotel Suites Bianti Yogyakarta.
Rumah Sakit Mata "Dr. YAP" berharap peringatan WGW tahun ini dapat meningkatkan cakupan deteksi dini glaukoma, khususnya bagi masyarakat sekitar. Bagi tenaga medis, khususnya dokter spesialis mata, mampu meningkatkan bekal pengetahuan komprehensif dan keterampilan praktis dalam upaya menurunkan angka kebutaan glaukoma melalui operasi trabeculectomy. Tidak lupa, WGW 2024 dapat semakin mempererat engagement Rumah Sakit Mata "Dr. YAP" dengan pasien dan keluarga, komunitas, tenaga medis, hingga stakeholder yang masing-masing memiliki peran penting dalam upaya mencegah kebutaan akibat glaukoma.
____________________________________
Direktur Utama Rumah Sakit Mata "Dr. YAP"
dr. Alida Lienawati, M.Kes, FISQua
Direktur Pelayanan, Pendidikan, dan Sumber Daya Manusia
dr. Erin Arsianti, Sp.M, M.Sc, MPH
Direktur Keuangan, Teknologi Informasi, dan Umum
Haryadi, SE, Akt, M.Ak, AAAIJ, CRBD
Kepala Instalasi Promosi Kesehatan, Pemasaran, dan Hubungan Masyarakat
dr. Anggun Desi Wulandari, MPH