#
  • #
    Emergency Call

    (0274) 584 423

  • #
    Phone

    (0274) 544744 - 550380

  • English

OFFICIAL WEBSITE

RS Mata
"Dr. YAP"

Home / Informasi / Artikel / Artikel Eyetalk

Artikel

#

Admin

RS Mata "Dr. YAP" Gelar Webinar dan Workshop LPI


Yogyakarta, 24 Februari 2025 - Rumah Sakit Mata “Dr. YAP” menggelar webinar dan hands-on workshop dengan tema "Exploring Laser Peripheral Iridotomy (LPI)" dengan sasaran dokter umum-residen mata serta dokter spesialis mata di Grha Pendidikan Rumah Sakit Pendidikan pada Jumat - Sabtu, 21 - 22 Februari 2025.

Kebutaan dan gangguan tajam penglihatan merupakan masalah kesehatan yang terjadi di seluruh dunia, utamanya di negara berkembang seperti Indonesia. Secara global tercatat 37 juta orang mengalami kebutaan, dengan 161 juta mengalami gangguan tajam penglihatan (visual impairment). Dari keseluruhan prevalensi kebutaan tersebut, sepertiga diantaranya berada di wilayah Asia Tenggara. Frekuensi deteksi dini yang masih rendah serta akses ke fasilitas kesehatan mata yang memadai masih menjadi faktor utama akan tingginya tingkat prevalensi kebutaan.

"Salah satu masalah kesehatan mata yang perlu penanganan segera adalah glaukoma. Untuk itu kami mengadakan webinar dan workshop sebagai bekal pengetahuan komprehensif dan keterampilan praktis terkait Laser Peripheral Iridotomy," ungkap Direktur Utama Rumah Sakit Mata "Dr. YAP" dr. Erin Arsianti, Sp.M, M.Sc, MPH.

Laser Peripheral Iridotomy (LPI) umunya digunakan sebagai pengobatan untuk Primary Angle Clousure Glaucoma (PACG) atau glaukoma sudut tertutup primer. Faktanya, 25% kasus glaukoma yang terjadi dikategorikan sebagai PACG. Selain untuk pengobatan, LPI juga merupakan prosedur preventif bagi pasien suspect atau terindikasi PACG. Glaukoma adalah kondisi neuropatik optik kronis dan progresif yang menajadi penyebab utama kebutaan ireversibel atau permanen. Kebutaan akibat glaukoma bersifat menetap. Namun demikian, penderita glaukoma tetap memiliki harapan untuk dapat melihat jika penanganan yang sesuai dilakukan sedini mungkin.

"Peningkatan kompetensi dokter spesialis mata dalam penanganan kasus glaukoma sangat diperlukan seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia," tutup Dokter Erin.

Webinar dan hands-on workshop yang diadakan sebagai peringatan akan Pekan Glaukoma Sedunia (World Glaucoma Week) ini diikuti oleh 90 peserta untuk sesi webinar dan 13 dokter spesialis mata untuk sesi hands-on workshop.

"Secara khusus tujuan dari rangkaian kegiatan ini adalah untuk memberi pemahaman tentang prinsip dasar, indikasi, dan kontra-indikasi LPI," ungkap Ketua Panitia Yulia Putri Ayuningdyah, S.Psi.

Menghadirkan narasumber dan instruktur dr. Tatang Talka Gani, Sp.M(K); Dr. dr. Retno Ekantini, Sp.M(K), M.Kes; dr. Erin Arsianti, Sp.M, M.Sc, MPH; dan dr. Krisna Dwi Purnama Jati, Sp.M para peserta dilatih untuk terampil dalam mengoperasikan peralatan laser untuk LPI. Kemudian, belajar seputar kriteria pemilihan pasien yang tepat untuk prosedur LPI, memberi pemahaman terhadap indikasi klinis yang mungkin memerlukan tindakan LPI, mengenal kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi selama atau setelah prosedur sekaligus strategi penanganan dan tindakan segera yang harus diambil. Terakhir, memberi panduan mengenai perawatan setelah tindakan dan pemantauan yang diperlukan, termasuk tanda dan gejala yang perlu diawasi setelah dilaksanakan LPI.

(Humas Rumah Sakit Mata "Dr. YAP")

Follow Kami

Alamat Kami

Jl. Cik Di Tiro No.5 Yogyakarta 55223

Phone (Kantor) : (0274) 547448 - 562054

Emergency Call

(0274) 584 423

Hanya Untuk Pasien Gawat Darurat

Humas

Whatsapp : 0888 0281 1255

hukmas@yap.or.id

Pendaftaran Pasien dan Informasi

(0274) 544744 - 550380

Whatsapp : 0811 2700 7772


Pendaftaran Online dapat melalui :

Website  |  Android

#
#
#
#